Hamnet
"Our childrens hearts beat, they smile, play. Never forget for a moment, they may be gone"
Saya baru selesai nonton film ini, dan saya nangis sepanjang film. Sekilas film ini seperti Mengangkat cerita tentang William Shakespeare tetapi tidak, film ini berfokus ke Agnes, istri William yang berkarakteristik impulsif, dapat memahami alam, sedikit misterius tentang past nya dan punya rasa keibuan yang kuat.
Shakespeare juga di gambarkan secara lebih personal, lebih ke pandangan Agnes tentang suaminya yang berusaha untuk menafkahi keluarganya. William bisa depresi, egois dan juga ada di masa² tersulitnya. Mungkin kebanyakan orang menggambarkan Shakespeare sebagai orang yang luar biasa hebat, tapi di sini kita di perlihatkan Shakespeare yang rapuh.
Film ini juga berhasil memvisualkan duka dengan baik, Agnes dan William melalui duka tersebut dengan cara masing². Agnes yang perlahan kehilangan semangat hidup nya dan terus meratapi kehilangan anaknya, sedangkan William yang lari ke pekerjaan dan karya - karyanya. Di sini yang kurang dari mereka adalah pengertian satu sama lain.
Namun pada adegan akhir yang begitu megah nya, William mencurahkan seluruh perasannya melalui drama teater nya yang begitu indah dan puitis. Adegan itu mengubah pandangan Agnes yang kurang mengerti William, bahwa suaminya juga sama² hancur seperti dirinya. Di iringi musik on the nature of daylight, adegan ini semakin menjadi dramatis nan megah. Teater ini adalah penghormatan William atas kematian anaknya, dan semua orang dapat merasakan kehilangan hamlet/hamnet mereka. Di sini William seperti memberitahu bahwa yang merasa kehilangan bukan hanya Agnes, tapi semua orang juga dapat merasakannya, ia tidak sendirian.