Big Eyes
**BASED ON TRUE STORY.
**
Seorang seniman nggak butuh waktu buat memikirkan ide apa yg akan ia tuangkan ke dalam karyanya, ia hanya menjalaninya sebagaimana hatinya menuntun hingga karyanya menjadi sebuah hal 'layak' yg bisa dikais oleh mata, sejauh mana pun berusaha menyuarakan kalau bukan milik sendiri maka gagal lah sudah hingga akhir.
Sebenernya Keane sama sekali nggak salah buat punya ambisi besar buat jadi seniman, cuma usahanya kurang, dari awal dia cuma mengklaim karya orang lain yg mana sangat tidak lazim bagi seniman, mungkin kalo cara menuruti ambisinya dengan belajar buat jadi seniman itu bisa diterima dengan baik, karena seniman itu nggak selamanya terlahir dan murni mempunyai bakat dari kecil, tetapi mengasah dan belajar jadi seniman juga bisa diciptakan oleh ambisi itu sendiri.
Dan yg disoroti sebagaimana judul filmnya ini adalah, mata besar dari lukisan yg Margaret buat, Margaret bilang kalo matanya adalah penggambaran jiwa dan punya pengalaman pribadi sendiri dari itu, tapi ini bener-bener punya daya tarik artistik, jadi lukisannya bisa dibedakan dari kebanyakan gaya lukisan lainnya, benar-benar terlahir buat jadi seniman luas dan dalam wawasan Margaret ini.