Himizu
Prihatin,kasian,lucu,wholesome.
Prihatin dengan karakternya, Sumida orang tuanya bercerai, ayahnya brengsek dan Ibunya juga gak terlalu peduli dengan dia bahkan akhirnya ditinggal sendirian di rumah.
Keiko yang orang tuanya sama brengseknya bahkan sampe nyediain tempat khusus buat bunuh anaknya, lucunya tempatnya dihias pake lampu terus di cat.
Love Hate Relationship antara Sumida dan Keiko juga lucu dimana si Keiko ini suka sama Sumida tapi Sumida selalu menolak keberadaan Keiko, namun itu tidak jadi penghalang bagi Keiko untuk mendekati Sumida bahkan sampai membantu untuk mengelola usaha tempat penyewaan perahu milik Sumida, Sumida tetap berterima kasih tapi ujung-ujungnya tetap ngusir Keiko dan lucunya lagi setiap kali Keiko kesal dengan Sumida dia bakal ngantongin batu yang nanti kalau kantongnya udah penuh terus Sumida bikin dia kesal lagi dia bakal ngelempar semua batu ke Sumida.
Ada karakter² sampingan disitu juga yang jadi gelandangan tinggal di halaman rumahnya Sumida yang suka membantu Sumida ketika dia lagi murung padahal hidup mereka juga sebenarnya lagi berantakan. Bahkan ada kakek tua yang rela mencari uang walau dengan cara haram demi melunasi hutang ayahnya Sumida, padahal dia sendiri juga sebenarnya orang susah, disitulah bagian wholesomenya dimana orang² ini tetap mensuport si Sumida sebagai balas budi karena sudah membolehkan mereka tinggal halaman sekitar rumahnya, bahkan ketika mereka sudah di usir oleh Sumida pun, ketika Sumida lagi terpuruk mereka tetap datang dan menyemangatinya.
Akting para pemain di film ini bagus banget, kerasa banget emosinya ketika mereka marah,nangis,kesal. Apalagi Sumida sendiri banyak adegan teriaknya, salut untuk para aktor di film ini.
Kalau suka dengan cerita yang angst mungkin ini cocok untuk ditonton karena filmnya cukup suram dan menyedihkan dimana karakter si Sumida ini terus menerus dihadapi masalah yang akhirnya mengganggu mentalnya.