Mediocre at best, but still revolutionary.
Menurut opini pribadi, tidak ada yang dipermasalahkan dari visual/style animasi film ini, memang masih banyak yang kurang, dan adanya inkonsistensi visual. Tapi masih bisa dimaklumkan karena banyak faktor.
Sangat disayangkan yang paling vital dari film ini yaitu voice actingnya yang malah sangat soulless. Bahkan karakter utamanya Panji(Densu) sekalipun tidak memiliki penjiwaan karakter melalui suara. Justru side kicknya; Kuwuk, malah punya penjiwaan suara lebih baik, mendukung karakter komedi yang dimilikinya.
Transisi yang ada di film ini juga banyak yang kacau, contoh seperti transisi masuknya ost ke dalam frame, suara yang tertumpuk antara lagu dan dialog karakter, sangat disayangkan karena ost itu bisa jadi pemancing merinding penonton, yang malah berasa flat dan cringe, bukannya romantis.
Endingnya serba nanggung, tidak yang bikin speechless banget, tapi tidak yang memuaskan sekali juga.
Kurangnya chemistry dari karakter, karakter development, dan back story yang kurang punya pondasi yang kuat.
Intinya banyak faktor yang membuat pengalaman menonton film ini jadi kurang nyaman, di balik itu tetap masih ada beberapa scene yang membuat terpaku dan terharu.
Sadly, waste potential.
Mediocre at best, but still revolutionary.
Menurut opini pribadi, tidak ada yang dipermasalahkan dari visual/style animasi film ini, memang masih banyak yang kurang, dan adanya inkonsistensi visual. Tapi masih bisa dimaklumkan karena banyak faktor.
Sangat disayangkan yang paling vital dari film ini yaitu voice actingnya yang malah sangat soulless. Bahkan karakter utamanya Panji(Densu) sekalipun tidak memiliki penjiwaan karakter melalui suara. Justru side kicknya; Kuwuk, malah punya penjiwaan suara lebih baik, mendukung karakter komedi yang dimilikinya.
Transisi yang ada di film ini juga banyak yang kacau, contoh seperti transisi masuknya ost ke dalam frame, suara yang tertumpuk antara lagu dan dialog karakter, sangat disayangkan karena ost itu bisa jadi pemancing merinding penonton, yang malah berasa flat dan cringe, bukannya romantis.
Endingnya serba nanggung, tidak yang bikin speechless banget, tapi tidak yang memuaskan sekali juga.
Kurangnya chemistry dari karakter, karakter development, dan back story yang kurang punya pondasi yang kuat.
Intinya banyak faktor yang membuat pengalaman menonton film ini jadi kurang nyaman, di balik itu tetap masih ada beberapa scene yang membuat terpaku dan terharu.
Sadly, waste potential.