
The Gathering
2003·Comedy·2h 4m
7.0
★





Between divorce, bad relationships and coming out as gay, a group of affluent friends realize that none of their lives are as easy as they seem.
Directed by Nia Dinata
woman director

Trailer

IMDB
N/A
Cast

Cut Mini
Meimei

Tora Sudiro
Sakti

Aida Nurmala
Andien

Surya Saputra
Nino

Rachel Maryam
Lita

Joshua Pandelaki
Bob

Reuben Elishama
Reuben

Isabelle Patrice
Wanda

Jajang C. Noer
Psychiatrist

Tika Panggabean
Sakti's Traditional Massager

Sapto Soetardjo
Yung Yung

Tino Saroengallo
Gallery's Owner
Crew

Nia Dinata
Director

Joko Anwar
Screenplay

Nia Dinata
Screenplay

Yudi Datau
Director of Photography

Nia Dinata
Executive Producer

Sapto Soetardjo
Casting Director

Satrio Budiono
Sound Designer

Adityawan Susanto
Sound Editor

Andi Rianto
Music Director

Satrio Budiono
Sound Engineer

Adityawan Susanto
Supervising Sound Editor

Tia Hasibuan
Second Assistant Production Coordinator
Popular Reviews
21 reviews
Raay
8.0★ · 06/28/26

Oh i love this film soo much.
Setelah nonton film ini aku baru inget kalau aku suka banget suasana setting seperti komedi situasi, apa lagi ini versi lokal. Gak nyangka banget di thn 2000an ada film Indonesia yang seberani ini, mengangkat tema sosial jakarta, terutama gay relationship. Pasti ini adalah langkah yang sangat berani, apa lagi pada masa itu islamisme sudah mulai menguat kembali.
Ceritanya lucu banget buat aku, tapi juga cukup dalam, karena film ini mengangkat 3 karakter yang memiliki masalah masing-masing, dan problematika mereka tidak sederhana. Mulai dari gay relationship dan self acceptness, lalu masalah keluarga, dan yang paling menonjol mungkin realita sosial jakarta yang di gambarkan sangat chaos dan banyak sisi munafik.
Tapi walau film ini mengangkat tema yang agak serius, sutradara dari film ini berhasil membungkus isu tersebut dengan komedi yang sangat fresh. Saya sebagai penonton yang mengharapkan drama serius juga dapat terbawa oleh unsur komedi dari film ini. Point yang ingin di sampaikan juga sangat jelas, masalah dari 3 karakter tersebut mengarah ke penerimaan diri sebagai manusia yang tidak sempurna. Tapi walau demikian, orang yang kita sayangi pasti dapat menerima kita apa adanya.
Dan untuk tema hidup kita: Be yourself.
Setelah nonton film ini aku baru inget kalau aku suka banget suasana setting seperti komedi situasi, apa lagi ini versi lokal. Gak nyangka banget di thn 2000an ada film Indonesia yang seberani ini, mengangkat tema sosial jakarta, terutama gay relationship. Pasti ini adalah langkah yang sangat berani, apa lagi pada masa itu islamisme sudah mulai menguat kembali.
Ceritanya lucu banget buat aku, tapi juga cukup dalam, karena film ini mengangkat 3 karakter yang memiliki masalah masing-masing, dan problematika mereka tidak sederhana. Mulai dari gay relationship dan self acceptness, lalu masalah keluarga, dan yang paling menonjol mungkin realita sosial jakarta yang di gambarkan sangat chaos dan banyak sisi munafik.
Tapi walau film ini mengangkat tema yang agak serius, sutradara dari film ini berhasil membungkus isu tersebut dengan komedi yang sangat fresh. Saya sebagai penonton yang mengharapkan drama serius juga dapat terbawa oleh unsur komedi dari film ini. Point yang ingin di sampaikan juga sangat jelas, masalah dari 3 karakter tersebut mengarah ke penerimaan diri sebagai manusia yang tidak sempurna. Tapi walau demikian, orang yang kita sayangi pasti dapat menerima kita apa adanya.
Dan untuk tema hidup kita: Be yourself.
Oh i love this film soo much.
Setelah nonton film ini aku baru inget kalau aku suka banget suasana setting seperti komedi situasi, apa lagi ini versi lokal. Gak nyangka banget di thn 2000an ada film Indonesia yang seberani ini, mengangkat tema sosial jakarta, terutama gay relationship. Pasti ini adalah langkah yang sangat berani, apa lagi pada masa itu islamisme sudah mulai menguat kembali.
Ceritanya lucu banget buat aku, tapi juga cukup dalam, karena film ini mengangkat 3 karakter yang memiliki masalah masing-masing, dan problematika mereka tidak sederhana. Mulai dari gay relationship dan self acceptness, lalu masalah keluarga, dan yang paling menonjol mungkin realita sosial jakarta yang di gambarkan sangat chaos dan banyak sisi munafik.
Tapi walau film ini mengangkat tema yang agak serius, sutradara dari film ini berhasil membungkus isu tersebut dengan komedi yang sangat fresh. Saya sebagai penonton yang mengharapkan drama serius juga dapat terbawa oleh unsur komedi dari film ini. Point yang ingin di sampaikan juga sangat jelas, masalah dari 3 karakter tersebut mengarah ke penerimaan diri sebagai manusia yang tidak sempurna. Tapi walau demikian, orang yang kita sayangi pasti dapat menerima kita apa adanya.
Dan untuk tema hidup kita: Be yourself.
Setelah nonton film ini aku baru inget kalau aku suka banget suasana setting seperti komedi situasi, apa lagi ini versi lokal. Gak nyangka banget di thn 2000an ada film Indonesia yang seberani ini, mengangkat tema sosial jakarta, terutama gay relationship. Pasti ini adalah langkah yang sangat berani, apa lagi pada masa itu islamisme sudah mulai menguat kembali.
Ceritanya lucu banget buat aku, tapi juga cukup dalam, karena film ini mengangkat 3 karakter yang memiliki masalah masing-masing, dan problematika mereka tidak sederhana. Mulai dari gay relationship dan self acceptness, lalu masalah keluarga, dan yang paling menonjol mungkin realita sosial jakarta yang di gambarkan sangat chaos dan banyak sisi munafik.
Tapi walau film ini mengangkat tema yang agak serius, sutradara dari film ini berhasil membungkus isu tersebut dengan komedi yang sangat fresh. Saya sebagai penonton yang mengharapkan drama serius juga dapat terbawa oleh unsur komedi dari film ini. Point yang ingin di sampaikan juga sangat jelas, masalah dari 3 karakter tersebut mengarah ke penerimaan diri sebagai manusia yang tidak sempurna. Tapi walau demikian, orang yang kita sayangi pasti dapat menerima kita apa adanya.
Dan untuk tema hidup kita: Be yourself.
Moonreader_98
4.0★ · 06/19/26

Christina Ricci and a moody British setting is a perfect duo but I wish the plot was a bit more put together.
Christina Ricci and a moody British setting is a perfect duo but I wish the plot was a bit more put together.
do you know
8.0★ · 04/12/26

i wish i could watch nino's films ❤️🩹
i wish i could watch nino's films ❤️🩹
Isabella Kane
5.0★ · 12/26/25

eh
eh
San
8.1★ · 06/05/25

that was monumental. happy pride.
that was monumental. happy pride.