

2016·Drama·1h 28m
7.1
★

A young mother to her son, Siti has to find ways and means to care for the boy, her husband and her mother-in-law. By day, she sells snacks; by night, she works as a karaoke guide. Tainted by her nighttime employment, Siti finds her husband no longer wishes to speak to her.
Directed by Eddie Cahyono
black and white
women fighters
sad story
deep sadness
poverty porn
women's struggle
long take
beach vibes

Trailer

IMDB
N/A
Cast

Sekar Sari
Siti

Haydar Salishz
Gatot

Ibnu Widodo
Bagus
Crew

Eddie Cahyono
Director

Eddie Cahyono
Writer

Greg Arya
Editor

Ujel Bausad
Director of Photography

Ifa Isfansyah
Producer

Krisna Purna
Sound Designer

Luki Janarko
Art Direction

Krisna Purna
Music Director

Eddie Cahyono
Story
Popular Reviews
10 reviews
Said Najib
8.0★ · 04/16/26

film asu
film asu
aintdiva
8.0★ · 11/11/25

No need to be a colorful, it already has a colorful story
No need to be a colorful, it already has a colorful story
Fikri ar
9.0★ · 10/12/25

Oleh ora mas?
"menggelengkan kepala" Lungo ti, lungo
Asu, koe mas!!
wow just wow
Oleh ora mas?
"menggelengkan kepala" Lungo ti, lungo
Asu, koe mas!!
wow just wow
Danzzzz
9.0★ · 10/12/25

Siti adalah salah satu film yang menarik bukan karena ceritanya luar biasa rumit, tapi karena cara penyampaiannya yang terasa sangat berbeda dibanding film-film Indonesia pada umumnya. Dengan gaya hitam putih dan ritme yang pelan, film ini punya pendekatan yang lebih intimate — seolah kita sedang mengintip kehidupan seseorang secara diam-diam tanpa perlu banyak dialog atau penjelasan. Setting-nya cukup sederhana, tapi terasa hidup; setiap adegan di pantai, di rumah, atau di warung, semuanya punya kehangatan sekaligus kesunyian yang khas.
Yang membuat film Siti menonjol adalah kesederhanaannya yang terasa tulus. Film ini nggak berusaha terlihat besar atau dramatis, tapi justru kuat karena kejujurannya. Akting para pemainnya yang terasa alami, sinematografinya yang minimalis tapi tetap punya keindahan nya tersendiri, dan tempo lambatnya memberi ruang bagi penonton untuk benar-benar memahami kehidupan Siti tanpa harus digiring oleh emosi yang berlebihan. It’s a film that doesn’t shout, but somehow still speaks deeply — tenang, jujur, dan penuh rasa.
Yang membuat film Siti menonjol adalah kesederhanaannya yang terasa tulus. Film ini nggak berusaha terlihat besar atau dramatis, tapi justru kuat karena kejujurannya. Akting para pemainnya yang terasa alami, sinematografinya yang minimalis tapi tetap punya keindahan nya tersendiri, dan tempo lambatnya memberi ruang bagi penonton untuk benar-benar memahami kehidupan Siti tanpa harus digiring oleh emosi yang berlebihan. It’s a film that doesn’t shout, but somehow still speaks deeply — tenang, jujur, dan penuh rasa.
Siti adalah salah satu film yang menarik bukan karena ceritanya luar biasa rumit, tapi karena cara penyampaiannya yang terasa sangat berbeda dibanding film-film Indonesia pada umumnya. Dengan gaya hitam putih dan ritme yang pelan, film ini punya pendekatan yang lebih intimate — seolah kita sedang mengintip kehidupan seseorang secara diam-diam tanpa perlu banyak dialog atau penjelasan. Setting-nya cukup sederhana, tapi terasa hidup; setiap adegan di pantai, di rumah, atau di warung, semuanya punya kehangatan sekaligus kesunyian yang khas.
Yang membuat film Siti menonjol adalah kesederhanaannya yang terasa tulus. Film ini nggak berusaha terlihat besar atau dramatis, tapi justru kuat karena kejujurannya. Akting para pemainnya yang terasa alami, sinematografinya yang minimalis tapi tetap punya keindahan nya tersendiri, dan tempo lambatnya memberi ruang bagi penonton untuk benar-benar memahami kehidupan Siti tanpa harus digiring oleh emosi yang berlebihan. It’s a film that doesn’t shout, but somehow still speaks deeply — tenang, jujur, dan penuh rasa.
Yang membuat film Siti menonjol adalah kesederhanaannya yang terasa tulus. Film ini nggak berusaha terlihat besar atau dramatis, tapi justru kuat karena kejujurannya. Akting para pemainnya yang terasa alami, sinematografinya yang minimalis tapi tetap punya keindahan nya tersendiri, dan tempo lambatnya memberi ruang bagi penonton untuk benar-benar memahami kehidupan Siti tanpa harus digiring oleh emosi yang berlebihan. It’s a film that doesn’t shout, but somehow still speaks deeply — tenang, jujur, dan penuh rasa.
Thaya
8.0★ · 08/27/25

padahal pengolahan dan alur filmnya berasa simpel banget tapi yang ditampilkan bener-bener nampar realita (ditambah lagi filmnya bnw)
padahal pengolahan dan alur filmnya berasa simpel banget tapi yang ditampilkan bener-bener nampar realita (ditambah lagi filmnya bnw)