Dua insan dewasa yang masih belum bisa moveon.Lowkey kecewa sama endingnya, menurutku sebenarnya lebih baik menerima kalau rangga dan cinta memang tidak berakhir bersama, saya pikir akan mirip trilogy before, tapi selama filmnya jalan terus, saya teringat kalau trilogy before, pada akhirnya jesse dan celine berakhir bersama juga..
I feel like cinta is not describing her, as a girls girl when she makes karmen upset like that, also leaving her friends on THEIR girls vacation. Alya’s not being there is such a mess, she’s definitely needed. You’ll be missed Alya. And why did she fall with him again, with that cutted kissing scene? I mean, cinta.. come on… ADA APA DENGAN CINTA?
Rangga juga ga perlu dibuat masih se gabisa lepas itu. Kalau dia dihantui rasa bersalah yang cukup besar, pasti. Siapa yang ga sakit hatinya ga diberi kejelasan selama 14 tahun?
Dan pada akhirnya, Cinta mendapatkan Trian, seorang yang jelas. Namun, Rangga yang berpikiran mau jenguk ibunya ke jogja, dalam hatinya mungkin
“ah, sekalian aja kali ya, saya ada kesempatan buat bicara dengan cinta sekali lagi” dan akhirnya kemberikan
penjelasan yang sungguh terlambat. Ini film cukup toksik, dan cukup
“complicated secara sederhana”. Lebih baik film pertamanya ditinggal sendirian, tidak perlu diikuti film yang ini pun,
Rangga dan Cinta, akan selalu jadi bentuk ikonik romansa.