

2016·Drama·1h 27m
7.1
★



Mbah Sri (95 years old) is looking for the grave of her husband, who has been missing for decades, with one simple aim: she wants to rest in peace beside her husband’s grave.
Directed by B.W. Purbanegara
war veteran
java, indonesia
husband and wife act
emotional journey
indonesian cinema
enduring love
elderly protagonist

Trailer

IMDB
N/A
Cast

Ponco Sutiyem
Mbah Sri

Rukman Rosadi
Prapto/Cucu Mbah Sri

Fajar Suharno
Saksi Sejarah

B.W. Purbanegara
Warga Tepi Waduk

Brilliana Desy Dwinawati
Anak Mbah Rejo

Ismail Basbeth
Penumpang Mobil Pickup

Ganesya
Penumpang Mobil Pickup

Hanung Bramantyo
Warga yang Mengevakuasi Korban Gantung Diri
Crew

B.W. Purbanegara
Director

B.W. Purbanegara
Writer

B.W. Purbanegara
Producer

Ismail Basbeth
Co-Producer

Andhy Pulung
Co-Producer

Bayu Prihantoro Filemon
Co-Producer

Irmina Kristina
Costume Designer

Irmina Kristina
Makeup Artist

Akhmad Fesdi Anggoro
Assistant Editor

Agni Tirta
Co-Art Director

Fajar Martha Santosa
Sound Recordist

Fajar Martha Santosa
Assistant Director
Popular Reviews
14 reviews
ubi
7.0★ · 06/14/26

the ending really broke my heart💔 mbah sri, maaf karena kenyataan yang menunggu mbah di ujung perjalanan ternyata sekejam itu
the ending really broke my heart💔 mbah sri, maaf karena kenyataan yang menunggu mbah di ujung perjalanan ternyata sekejam itu
mor
8.0★ · 06/02/26

SEDIHHHHH
SEDIHHHHH
jacinda
9.0★ · 01/12/26

mbah.. 💔💔
mbah.. 💔💔
Danzzzz
9.0★ · 08/02/25

Ziarah adalah film yang sederhana tapi emosinya begitu dalam, menceritakan tentang perjalanan seorang nenek tua mencari makam suaminya yang hilang di masa perang. Rasa kesepian dan kerinduan yang ia rasakan terasa sangat nyata di setiap langkahnya—cara ia berbicara, cara ia menatap, semua menunjukkan beban hidup yang diam-diam ia bawa selama bertahun-tahun. Karakter utama ini benar-benar menjadi jiwa filmnya, mengajak penonton merasakan sunyi yang mengendap dan rindu yang tak pernah padam.
Sinematografinya luar biasa indah, dengan banyak fokus pada lanskap pedesaan Jawa Tengah yang hening dan luas. Setiap pemandangan terasa punya cerita, seolah menjadi saksi bisu perjalanan panjang si nenek. Perpaduan akting yang natural, kisah yang hangat sekaligus menyayat hati, serta visual yang puitis membuat Ziarah jadi film yang meninggalkan kesan mendalam—sebuah pengingat tentang cinta, kehilangan, dan keteguhan hati di usia senja.
Sinematografinya luar biasa indah, dengan banyak fokus pada lanskap pedesaan Jawa Tengah yang hening dan luas. Setiap pemandangan terasa punya cerita, seolah menjadi saksi bisu perjalanan panjang si nenek. Perpaduan akting yang natural, kisah yang hangat sekaligus menyayat hati, serta visual yang puitis membuat Ziarah jadi film yang meninggalkan kesan mendalam—sebuah pengingat tentang cinta, kehilangan, dan keteguhan hati di usia senja.
Ziarah adalah film yang sederhana tapi emosinya begitu dalam, menceritakan tentang perjalanan seorang nenek tua mencari makam suaminya yang hilang di masa perang. Rasa kesepian dan kerinduan yang ia rasakan terasa sangat nyata di setiap langkahnya—cara ia berbicara, cara ia menatap, semua menunjukkan beban hidup yang diam-diam ia bawa selama bertahun-tahun. Karakter utama ini benar-benar menjadi jiwa filmnya, mengajak penonton merasakan sunyi yang mengendap dan rindu yang tak pernah padam.
Sinematografinya luar biasa indah, dengan banyak fokus pada lanskap pedesaan Jawa Tengah yang hening dan luas. Setiap pemandangan terasa punya cerita, seolah menjadi saksi bisu perjalanan panjang si nenek. Perpaduan akting yang natural, kisah yang hangat sekaligus menyayat hati, serta visual yang puitis membuat Ziarah jadi film yang meninggalkan kesan mendalam—sebuah pengingat tentang cinta, kehilangan, dan keteguhan hati di usia senja.
Sinematografinya luar biasa indah, dengan banyak fokus pada lanskap pedesaan Jawa Tengah yang hening dan luas. Setiap pemandangan terasa punya cerita, seolah menjadi saksi bisu perjalanan panjang si nenek. Perpaduan akting yang natural, kisah yang hangat sekaligus menyayat hati, serta visual yang puitis membuat Ziarah jadi film yang meninggalkan kesan mendalam—sebuah pengingat tentang cinta, kehilangan, dan keteguhan hati di usia senja.
Elrafi
9.0★ · 01/01/24

"Tales of the Otherwords" or in Indonesian it means "Ziarah"
As the title implies, this movie focuses its storyline on the process of pilgrimage or visiting someone's grave.
Sad, empty, and brooding while watching this movie. It's like we enter the story and become the figure of Mbah Sri who is traveling to her husband's grave. Wedan pol iki ni filem...
As the title implies, this movie focuses its storyline on the process of pilgrimage or visiting someone's grave.
Sad, empty, and brooding while watching this movie. It's like we enter the story and become the figure of Mbah Sri who is traveling to her husband's grave. Wedan pol iki ni filem...
"Tales of the Otherwords" or in Indonesian it means "Ziarah"
As the title implies, this movie focuses its storyline on the process of pilgrimage or visiting someone's grave.
Sad, empty, and brooding while watching this movie. It's like we enter the story and become the figure of Mbah Sri who is traveling to her husband's grave. Wedan pol iki ni filem...
As the title implies, this movie focuses its storyline on the process of pilgrimage or visiting someone's grave.
Sad, empty, and brooding while watching this movie. It's like we enter the story and become the figure of Mbah Sri who is traveling to her husband's grave. Wedan pol iki ni filem...