
Talentime
2009·Drama·2h
7.1
★







A talent search competition has matched two hearts - that of Melur, a Malay-mixed girl and an Indian male student, Mahesh. Melur, with her melodious voice, singing whilst playing the piano is one of the seven finalists of the Talentime competition of her school organised by Cikgu Adibah. Likewise Hafiz, enthralling with his vocalist talent while playing the guitar, divides his time between school and mother, who is hospitalised for brain tumor.
Directed by Yasmin Ahmad
woman director

Trailer

IMDB
N/A
Cast

Ida Nerina
Datin Kalsom

Adibah Noor
Cikgu Adibah

Jaclyn Victor
Bhavani

Syafie Naswip
Hafiz

Hon Kahoe
Kahoe

Amelia Henderson
Melati

Mislina Mustaffa
Melur's Mother

Azean Irdawaty
Embun

Jit Murad
Ismail
Crew

Pete Teo
Original Music Composer

Ahmad Puad Onah
Executive Producer
Popular Reviews
20 reviews
Danzzzz
9.0★ · 12/15/25

Film ini bergerak dengan ketenangan yang jarang ditemui di film-film drama lainnya, membuktikan bahwa sebuah plot cerita tidak harus dibungkus konflik besar atau ledakan emosi agar cerita tersebut terasa bermakna. Alur yang sederhana justru menjadi kekuatan film ini, karena penceritaan sepenuhnya mengandalkan perasaan yang tumbuh secara alami. Emosi tidak dipaksa untuk muncul; ia hadir perlahan-lahan melalui interaksi kecil, tatapan mata, dan keheningan yang dibiarkan berbicara sendiri. Pendekatan ini membuat cerita terasa jujur, dekat dengan kehidupan, dan tidak jatuh pada dramatisasi yang berlebihan.
Hal yang paling saya apresiasi di film ini adalah konsistensinya dalam menjaga kesederhanaan tersebut. Film ini seolah percaya penuh pada penontonnya, memberi ruang kepada mereka untuk merasakan dan menafsirkan tanpa harus digiring secara emosional. Hubungan antartokoh dibangun dengan sabar dan penuh empati, sehingga setiap momen nya terasa tulus dan manusiawi. Tanpa sikap berlebihan, film ini justru meninggalkan kesan yang dalam, menunjukkan bahwa kepekaan dan kejujuran emosional sering kali jauh lebih kuat daripada dramatika yang dipaksakan.
Hal yang paling saya apresiasi di film ini adalah konsistensinya dalam menjaga kesederhanaan tersebut. Film ini seolah percaya penuh pada penontonnya, memberi ruang kepada mereka untuk merasakan dan menafsirkan tanpa harus digiring secara emosional. Hubungan antartokoh dibangun dengan sabar dan penuh empati, sehingga setiap momen nya terasa tulus dan manusiawi. Tanpa sikap berlebihan, film ini justru meninggalkan kesan yang dalam, menunjukkan bahwa kepekaan dan kejujuran emosional sering kali jauh lebih kuat daripada dramatika yang dipaksakan.
Film ini bergerak dengan ketenangan yang jarang ditemui di film-film drama lainnya, membuktikan bahwa sebuah plot cerita tidak harus dibungkus konflik besar atau ledakan emosi agar cerita tersebut terasa bermakna. Alur yang sederhana justru menjadi kekuatan film ini, karena penceritaan sepenuhnya mengandalkan perasaan yang tumbuh secara alami. Emosi tidak dipaksa untuk muncul; ia hadir perlahan-lahan melalui interaksi kecil, tatapan mata, dan keheningan yang dibiarkan berbicara sendiri. Pendekatan ini membuat cerita terasa jujur, dekat dengan kehidupan, dan tidak jatuh pada dramatisasi yang berlebihan.
Hal yang paling saya apresiasi di film ini adalah konsistensinya dalam menjaga kesederhanaan tersebut. Film ini seolah percaya penuh pada penontonnya, memberi ruang kepada mereka untuk merasakan dan menafsirkan tanpa harus digiring secara emosional. Hubungan antartokoh dibangun dengan sabar dan penuh empati, sehingga setiap momen nya terasa tulus dan manusiawi. Tanpa sikap berlebihan, film ini justru meninggalkan kesan yang dalam, menunjukkan bahwa kepekaan dan kejujuran emosional sering kali jauh lebih kuat daripada dramatika yang dipaksakan.
Hal yang paling saya apresiasi di film ini adalah konsistensinya dalam menjaga kesederhanaan tersebut. Film ini seolah percaya penuh pada penontonnya, memberi ruang kepada mereka untuk merasakan dan menafsirkan tanpa harus digiring secara emosional. Hubungan antartokoh dibangun dengan sabar dan penuh empati, sehingga setiap momen nya terasa tulus dan manusiawi. Tanpa sikap berlebihan, film ini justru meninggalkan kesan yang dalam, menunjukkan bahwa kepekaan dan kejujuran emosional sering kali jauh lebih kuat daripada dramatika yang dipaksakan.
D
9.0★ · 12/01/25

"the lone december is falling down, running down on streets to nowhere"i love Yasmin Ahmad's films and how they convey the domestic intimacies in such a raw way. i love the subtle and loud messages of grief and love. she is unfiltered with how she portrays malaysian culture- the preconceptions that comes with going against the norm and how interracial relationships is perceived. Hafiz and Melurs story tugs my heart so much. Oh Mahesh. I love old malay cinema
"the lone december is falling down, running down on streets to nowhere"i love Yasmin Ahmad's films and how they convey the domestic intimacies in such a raw way. i love the subtle and loud messages of grief and love. she is unfiltered with how she portrays malaysian culture- the preconceptions that comes with going against the norm and how interracial relationships is perceived. Hafiz and Melurs story tugs my heart so much. Oh Mahesh. I love old malay cinema
Sachein Maheswara
10.0★ · 05/25/25

i could spend hours listing everything i love about this movie and thats inherently what i love about it. thank you yasmin ahmad.
i could spend hours listing everything i love about this movie and thats inherently what i love about it. thank you yasmin ahmad.
James Cameron
10.0★ · 04/28/24

Oh how I miss old Malay films :(( Yasmin Ahmad your legacy will forever live on! Special mention to Adibah Noor my all time fav childhood actor may her soul rest in peace. Such a heartfelt story with its own quirks and whims that explores romance, friendship and acceptance.
Oh how I miss old Malay films :(( Yasmin Ahmad your legacy will forever live on! Special mention to Adibah Noor my all time fav childhood actor may her soul rest in peace. Such a heartfelt story with its own quirks and whims that explores romance, friendship and acceptance.
nafi
9.0★ · 02/27/24

😭😭😭😭
😭😭😭😭