Film ini slow burn dan sunyi tapi dibalik semua itu ada gejolak perasaan yang membara. Setiap tatapan dan sentuhan mewakili sejuta rasa dalam hati yang tidak bisa diekspresikan secara gamblang.
Tidak ada scene emosi yang meledak-ledak untuk meluapkan setiap perasaan, yang ada cuma saling tatap sambil diiringi suara aktivitas manusia di belakang. Scene yang sama anaknya di akhir sih yang bikin ending film ini nggak seburuk itu.
Film ini slow burn dan sunyi tapi dibalik semua itu ada gejolak perasaan yang membara. Setiap tatapan dan sentuhan mewakili sejuta rasa dalam hati yang tidak bisa diekspresikan secara gamblang.
Tidak ada scene emosi yang meledak-ledak untuk meluapkan setiap perasaan, yang ada cuma saling tatap sambil diiringi suara aktivitas manusia di belakang. Scene yang sama anaknya di akhir sih yang bikin ending film ini nggak seburuk itu.