**Nonton nih film sebelum dilarang buat ditonton!! #2
**
Rezim ini kan bangsat, main dar der dor tanpa pengadilan.
Rezim ini bangsat, tapi takut dengan kata-kata
istirahatlah, kata-kata jangan menyembur-nyembur orang-orang bisu
kembalilah ke dalam rahim segala tangis dan kebusukan dalam sunyi yang meringis tempat orang-orang mengingkari menahan ucapannya sendiri
tidurlah, kata-kata kita bangkit nanti menghimpun tuntutan-tuntutan yang miskin papa dan dihancurkan
nanti kita akan mengucapkan bersama tindakan bikin perhitungan
tak bisa lagi ditahan-tahan
solo sorogenen, 12 agustus 88
Itulah salah satu puisi hasil dari karya Wiji Thukul
Film yang menceritakan kisah dari seorang Wiji Thukul seorang aktivis yang menentang rezim Soeharto. Film ini bukanlah sebuah biografi namun menceritakan kisah saat Wiji Thukul diburu oleh rezim dan terpaksa ia harus pindah ke Pontianak meninggalkan keluarganya.
Pace dari film ini cukup lambat namun bisa disajikan dengan baik karena mengandung sisi emosional yang cukup tinggi. Acting dari karakter juga cukup menjiwai dan dapat dengan mudah menyampaikan pesan kepada para penonton.
Perjuanganmu tidaklah sia-sia, Teruslah berjuang dimanapun engkau berada. Kami hanya bisa membantumu dalam doa dan berharap akan kehadiranmu kembali.