I'm fine with how mariam character is having transphobic hatred in each scene where her self esteem was degrading because the fact she's a trans person, i mean sometimes people being nice with her dan gak ada salahnya mungkin for a little "jokes" since kala itu indonesia masih dalam tahap development soal queer thing di 2018. Yang mau aku adressed in here soal betapa di normalisasikannya bahkan di masukkan sebagai "humor" mengenai pedofilia, bahkan bukan secara ringan, namun sepenuhnya mengangkat "pedofilia" di saat scene dimana cheerleader sedang tampil dengan seksual nya para lelaki menoleh dan berkata "kalau pedofilia di bolehin di indonesia, gw juga mau" sungguh tidak pantas untuk dijadikan sebagai canda tawa maupun dipertontonkan.
I'm fine with how mariam character is having transphobic hatred in each scene where her self esteem was degrading because the fact she's a trans person, i mean sometimes people being nice with her dan gak ada salahnya mungkin for a little "jokes" since kala itu indonesia masih dalam tahap development soal queer thing di 2018. Yang mau aku adressed in here soal betapa di normalisasikannya bahkan di masukkan sebagai "humor" mengenai pedofilia, bahkan bukan secara ringan, namun sepenuhnya mengangkat "pedofilia" di saat scene dimana cheerleader sedang tampil dengan seksual nya para lelaki menoleh dan berkata "kalau pedofilia di bolehin di indonesia, gw juga mau" sungguh tidak pantas untuk dijadikan sebagai canda tawa maupun dipertontonkan.