Untuk sebuah film dari seseorang yang amatir, aku rasa ini sebuah karya yang honest & genuine. Narasi yang disampaikan ngena, buat kita merasa terhubung dan terkoneksi dengan kehidupan personal si auteur. Mungkin sound editingnya bisa ditingkatkan dan juga ada beberapa artikulasi yang kurang terdengar jelas, tapi terbantu banget dengan subtitlenya. Beberapa scene juga ingetin aku sama gayanya WKW, tapi mungkin perlu ningkatin lagi dalam pengambilan komposisi gambar. Other than that, aku suka banget sama chapter dua, tiga, dan yang terakhir! Efek blurry, siluet bapak-bapak, dan portrait close-up anak-anaknya nambahin kesan puitis. Ini ingetin aku sama film yang aku buat juga pas SMA, kebanyakan montase diiringi dengan narasi.
Untuk sebuah film dari seseorang yang amatir, aku rasa ini sebuah karya yang honest & genuine. Narasi yang disampaikan ngena, buat kita merasa terhubung dan terkoneksi dengan kehidupan personal si auteur. Mungkin sound editingnya bisa ditingkatkan dan juga ada beberapa artikulasi yang kurang terdengar jelas, tapi terbantu banget dengan subtitlenya. Beberapa scene juga ingetin aku sama gayanya WKW, tapi mungkin perlu ningkatin lagi dalam pengambilan komposisi gambar. Other than that, aku suka banget sama chapter dua, tiga, dan yang terakhir! Efek blurry, siluet bapak-bapak, dan portrait close-up anak-anaknya nambahin kesan puitis. Ini ingetin aku sama film yang aku buat juga pas SMA, kebanyakan montase diiringi dengan narasi.